KISAH NABI SHALEH A.S
Nabi shaleh diutus oleh Allah untuk mengajak kaum Tsamud kembali ke jalan yang benar. Kaum Tsamud menempati daerah yang dulunya pernah ditempati oleh kaum Ad.
Kaum Tsamud memiliki keahlian dalam bidang bangunan. Mereka sanggup mengukir gunung gunung untuk dijadikan pemandangan yang indah. Dan mereka juga lebih suka tinggal di tebing tebing gunung.
Namun akhlak yang dimiliki kaum Tsamud menyimpang jauh dari ajaran kebenaran. Selain itu kaum Tsamud tidak menyembah Allah melainkan mereka menyembah berhala yang mereka buat sendiri
Nabi Shaleh berkata "wahai kaumku, kenapa kalian menyembah batu batu itu. Berhala berhala itu tidak bisa berbuat apa apa untuk kalian. Hanya Allah Tuhan yang patut kalian sembah"
Pemuka kaum Tsamud berkata "wahai shaleh, janganlah engkau melarang kami untuk menyembah berhala berhala itu. Buktikan jika engkau seorang nabi! Perlihatkan lah mukjizat Tuhan mu kepada kami"
Kemudian nabi shaleh berdoa kepada Allah. Dia nabi shaleh pun dikabulkan oleh Allah Swt
Allah pun menunjukan kekuasaannya kepada kaum Tsamud. Setelah tangan nabi Shaleh dipukulkan ke atas batu muncullah unta yang gemuk dan sehat. Kaum Tsamud terkesima melihat peristiwa itu, sebagian kaum Tsamud mulai percaya kepada nabi shaleh
Nabi Shaleh berkata " wahai kaumku, kalian boleh mengambil susu unta ini. Tapi janganlah pernah mengganggu untu ini, apalagi membunuh binatang ini"
Banyak kaum Tsamud yang mengambil susu unta itu, dan menjadi pengikut nabi Shaleh
Semakin hari pengikut nabi Shaleh semakin bertambah, sehingga membuat pemuka kaum Tsamud tidak senang. Mereka merencanakan untuk membunuh unta nabi Shaleh. Mereka membayar pemuda pemuda yang berani untuk melaksanakan tugas itu.
Keesokan harinya, seperti biasa para penduduk sudah mengantri untuk mengambil susu unta. Saat penduduk sudah meninggal kan unta itu, maka para pemuda itu segera membunuh unta nabi Shaleh
Setelah membunuh unta itu, para pemuda itu mendatangi nabi Shaleh.
"Hai Shaleh, kami telah membunuh untamu, karena kotoran nya telah mengotori jalan jalan kami" ucap pemuda yang berbadan kekar
Nabi Shaleh yang mengetahui untanya dibunuh sangat marah sekali. Kemudian Nabi Shaleh berkata "SUDAH AKU INGATKAN KEPADA KALIAN" jangan sekali sekali mengganggu unta itu. Apalagi membunuhnya berarti kalian sudah siap menerima azab dari Allah.
Para pemuda itu hanya tertawa mendengar ucapan nabi Shaleh. Kemudian salah satu diantara mereka berkata "Hai Shaleh, kami tidak takut dengan azab Tuhan mu. Buktikanlah kami ingin tau dan merasakannya ! "Azab itu akan datang tiga hari lagi" jawab nabi Shaleh.
Nabi Shaleh mengumpulkan para pengikutnya untuk meninggalkan perkampungan itu. Pada hari pertama dan kedua tidak terjadi apa apa
Pada hari ke tiga, langit menjadi gelap. Kemudian terdengar suara petir dari langit yang menyambar kaum Tsamud, lalu mereka mati bergelimpangan. Kaum Tsamud pun musnah tidak tersisa.